menjadi hari yang kembali menghidupkan semangat belajar anak-anak yatim binaan. Di tengah suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan dimulai seperti biasa, namun dengan pembelajaran yang begitu bermakna.
Pagi itu, anak-anak memulai dengan praktik sholat jenazah. Dengan penuh kesungguhan, mereka mengikuti setiap arahan, memahami bukan hanya gerakan, tetapi juga makna di baliknya. Sebuah pelajaran kehidupan yang sederhana, namun sangat penting, tentang doa, tentang keikhlasan, dan tentang bagaimana kita menghormati sesama hingga akhir hayat.

Seiring berjalannya waktu, suasana pun berubah menjadi lebih hangat dan penuh senyum. Kegiatan hari itu ditutup dengan Halal Bi Halal kecil-kecilan di Yatim Village. Tanpa kemewahan, tanpa hiruk pikuk yang berlebihan hanya kebersamaan yang tulus, canda tawa yang ringan, dan hati yang saling memaafkan.

Momen sederhana ini terasa begitu dalam maknanya. Di antara keterbatasan, mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan yang utuh.
Melalui kegiatan ini, Abulyatama Indonesia kembali menghadirkan ruang belajar sekaligus ruang tumbuh bagi anak-anak yatim binaan. Bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang membangun nilai, karakter, dan rasa kebersamaan yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti.










































